Senin, 21 Januari 2013

Seleksi Ujian Tertulis Monbukagakusho

 Oke, sekarang kita lanjut gimana persiapan buat ujian tertulis beasiswa Monbukagakusho. Kalau boleh dibilang seleksi ini paling berat diantara seleksi yang lain. Alasannya berat adalah karena yang lolos pada seleksi ini hanya sedikit yaitu hanya sekitar 30 orang dari 500 orang. Seperti yang kita tau seleksi beasiswa Monbukagakusho untuk program S1, D3 atau D2 itu ada 4 tahap, yaitu :
      1. Seleksi Dokumen
      2. Seleksi Ujian Tertulis
      3. Seleksi Wawancara
      4. Seleksi by MEXT Japan
   Oke, sekarang kita fokus untuk ujian tertulis beasiswa Monbukagakusho. Hmm, mungkin yang jadi pertanyaan kamu adalah belajar dari mana kan? ayo ngaku, hehe (bercanda).Tenang, pada postingan kali ini, saya akan membeberkan buku-buku apa aja yang kira-kira akan bermanfaat untuk ujian tertulis beasiswa monbukagakusho berikut tips-tipsnya.
    Pertama, sebelum saya membeberkan itu semua, kalian bisa download soal-soal monbukagakusho tahun-tahun sebelumnya dan kunci jawabannya tentunya buat nyocokin jawaban kamu. Nah, kamu bisa download di http://www.studyjapan.go.jp/en/toj/toj0308e.html#1 . Inget, jangan cuma didownload doang ya, tapi juga dikerjain soal-soalnya, hehe..
   Kalau saya dulu cara gini, saya kan daftar Monbukagakusho program D3. ujian tertulisnya itu ada matematika dan fisika. Nah, saya download semua soal matematika dan fisika, mau itu soal buat S1, D3, atau D2, saya gak peduli, yang penting ada tulisan matematika sama fisika ya saya download buat belajar. That's it.
    Alasannya adalah karena kita gak akan tau, soal ujian Monbukagakusho itu bakalan susah atau gampang. Mungkin sedikit informasi aja kali yah, pas jaman saya yaitu untuk keberangkatan 2013, itu tipe-tipe soalnya hampir sama kayak 2007-2009.
    Oke, Setelah  kamu kerjain soal-soalnya, sekarang giliran saya untuk membeberkan kira-kira buku apa aja yang kira-kira bermaanfaat buat ujian tertulis Monbukagakusho. Ini dia :
    1. Math level A : Modulnya bisa di cari di google
    2. Complete Advance Level Mathematics  Pure Math :
        Untuk yang satu ini kamu bisa cari di google versi ebook nya.
    3. Japanese University Entrance Examination Problem in Mathematics :
        Nah, kalau yang ini bentuknya soal dan jawaban, kamu bisa dapetin versi pdfnya di google.
    4. Mathematics A-level Module by Muhammad Khadafi :
        Kalau yang ini gak wajib punya, karena susah juga nyari bukunya. Saya juga dapetnya dari
        fotokopi punya temen. hehe
    5. Physics with answers 500 Problem and Solution ( A.R. King and O.Regev )
        Nah ini persiapan buat yang mau ujian fisika. Kamu juga bisa dapetin versi ebooknya di
        google.Oh iya, kalo mau belajar buku ini, ngerjain soal-soalnya yang ada gambar-gambarnya
        aja, karena menurut pengalaman saya, ujian tertulis untuk fisika itu biasanya soalnya bergambar.
    6. Buku-buku SMA :
        Nah kalau yang ini jangan sampe dilupain, karena dasar-dasarnya kan ada di SMA.
   Nah, itu dia mungkin sedikit yang saya tau mengenai persiapan buat ujian tertulis beasiswa monbukagakusho. Oh iya, saya juga mungkin minta maaf gak bisa nyariin kalian referensi buat ujian bahasa inggris, kimia dll. Karena dulu saya ambil program D3 yang ujiannya cuma matematika sama fisika.
  Hmm, mungkin selama persiapan ujian tertulis ini kamu akan mengalami pasang surut dalam hal motavasi. Nah untuk itu, saya sarankan kamu jangan hanya mempersiapkan materi-materi yang akan diujikan untuk tes tertulis. Tapi, kamu juga harus selalu mengupdate motivasi kalian. Terserah bagaimana caranya, yang ngerti kan kamu sendiri.
    Menurut saya, tidak ada yang mudah dalam menggapai cita-cita. Begitupun yang saya alami dalam mempersiapkan beasiswa ini. Jalan yang saya lalui untuk mendapatkan beasiswa ini bisa dibilang sangat berliku-liku dan juga sangat menguji mental. Tapi percayalah, bahwa kalau kamu berhasil mendapatkan beasiswa ini, semua perjuangan kamu akan terbayar lunas dan keberhasilan itu mampu menghapus semua kesedihan yang mungkin kamu alami selama memperjuangkan beasiswa ini.

Pilih program S1, D3 atau D2 ya?

   Untuk postingan saya kali ini, saya akan coba membantu teman-teman yang mungkin masih bingung mau pilih program S1,D3 atau D2 Beasiswa Monbukagakusho. 
     Hal pertama yang mungkin kamu lakukan adalah liat rata-rata rapot sama ijazah kalian apakah mencukupi untuk program  S1,D3 atau D2.
     Hal kedua yang harus kamu perhatikan adalah peluang kalian jikalau kalian mendaftarkan program S1,D3 atau D2. Saya akan beri sedikit gambaran tentang seberapa besar peluang kalian kalau kalian mendaftar program S1,D3 atau D2. 
     Untuk ketiga program tersebut, bisa saya bilang peluang paling besar adalah D3 atau D2. Sementara untuk program S1 peluangnya sangat kecil. Pernyataan saya ini didasarkan penelitian saya (ciee penelitian haha) mengenai ketiga program tersebut. 
     Penelitian saya adalah didasarkan pada seleksi Secondary Screening ( seleksi by MEXT ). Kenapa saya ambil dari seleksi Secondary Screening, karena nanti kamu tidak akan hanya bersaing dengan teman-teman kamu se-Indonesia tapi juga negara-negara lain untuk bisa mendapatkan beasiswa ini. Tapi kalian gak perlu khawatir, menurut saya siswa-siswi Indonesia masih mampu bersaing dengan negara lain. Nah, Ini dia hasil penelitiannya :
     1. Filipina      : Membuka program S1 dan D2
     2. Malaysia    : Membuka program S1
     3. Thailand     : Membuka program  S1, D3, dan D2
     4. Singapura   : Membuka program  S1 dan D2
     5. Australia    : Membuka program  S1
     6. India           : Membuka program  S1, D3, dan D2
     7. Laos           : Membuka program  S1, D3, dan D2
     8. Turki          : Membuka program  S1, D3, dan D2
     7.  Sri Langka: Membuka program  S1 dan D3
    
        Data ini saya dapatkan dari website kedubes jepang di masing-masing negara. Sebenarya masih banyak negara-negara lain yang membuka beasiswa Monbukagakusho. Tapi saya cuma ambil beberapa sampel negara untuk bisa menghitung peluangnya . Kalau kalian gak percaya coba aja buka websitenya.
       Nah, dari data ini kamu bisa menghitung berapa peluang untuk S1, D3, atau D2. Kalau kita lihat hampir semua negara membuka program S1. Itulah alasannya mengapa saya bilang peluang untuk mendapatkan beasiswa Monbukagakusho program S1 sangat kecil. Sebaliknya, tidak semua negara membuka program D3 atau D2. Tapi, saya tidak melarang anda untuk memndaftar Program S1. Kalo misalnya anda benar-benar siap untuk peluang yang kecil ya, why not?
      Hasil penelitian saya ini terbukti dengan jumlah penerima beasiswa Monbukagakusho tahun 2013. Untuk tahun 2013, yang dapat beasiswa S1 dari Indonesia itu ada 5 orang. Sedangkan untuk program D3 ada 22 orang dan D2 ada 22 orang. Cukup besarkan peluang D3 dan D2. Jadi pertimbangkanlah kembali kalau  mau daftar program S1, D3, atau D2.